Translate

Jumat, 24 April 2020

Study from home

Based on announcement letter  Number: 7322 / SR / Chancellor / UNIKOM / III / 2020 to all MSI's students we inform you that:
  1. Extend online teaching and learning activities during the avoidance of the spread of COVID-19 until May 30, 2020
  2. Online course notifications will still be sent through the student WA Group, siakad.unikom.ac.id or other notifications
  3. The facilities used for e-learning are UNIKOM LMS, zoom, classroom google and Kuliah online UNIKOM
  4. Lecturers and  Students carry out online attendance records as evidence of learning activity
  5. The thesis guidance process is carried out online via WA, zoom or google live.
  6. During Teaching and Learning Activities  From Home, it is prohibited from holding activities on campus that involve many people for gathering
  7. Admission of students is a priority
  8. Students can check their health for free at UNIKOM Medical Center
  9. Important links that can be used
    1. Online media (lms.unikom.ac.id)
    2. Library catalog (openlib.unikom.ac.id)
    3. Journal of Study Program (https://ojs.unikom.ac.id/index.php/jtk3ti)
    4. Ebooks (taylorfrancis.com, z-lib.org, ebook3000.com)
    5. E-Journal (tandfonline.com)
    6. National Research Center (rama.ristekbring.go.id)
    7. New Student Registration / Registration (admisi@email.unikom.ac.id)
  10. Information regarding the spread of COVID-19 through Hotline 119 ext 9

Kuliah di Rumah

Berdasarkan surat edaran Nomor : 7322/SR/Rektor/UNIKOM/III/2020 kepada seluruh mahasiswa Magister Sistem Informasi UNIKOM kami beritahukan bahwa:
  1. Memperpanjang kegiatan belajar mengajar online selama masa penghindaran penyebaran COVID-19 sampai tanggal 30 Mei 2020
  2. Pemberitahuan matakuliah online tetap akan dikirimkan melalui WA Group mahasiswa, siakad.unikom.ac.id atau pemberitahuan lainnya
  3. Fasilitas yang digunakan oleh UNIKOM berupa LMS UNIKOM, zoom, classroom google dan kuliah online UNIKOM
  4. Dosen dan Mahasiswa waji melaksanakan pencatatan kehadairan secara online
  5. Proses bimbingan tesis dilaksanakan secara online melalui WA, zoom atau google live.
  6. Selama Kegiatan Belajar Mengajar Work From Home dilarang mengadakan kegiatan di kampus yang melibatkan banyak orang untuk berkumpul
  7. Penerimaan mahasiswa menjadi prioritas
  8. Mahasiswa dapat memeriksa kesehatannya secara gratis di Medical Center UNIKOM
  9. Link pentint yang dapat digunakan
    1. Media daring (lms.unikom.ac.id)
    2. Katalog perpustakaan (openlib.unikom.ac.id)
    3. Jurnal Prodi (https://ojs.unikom.ac.id/index.php/jtk3ti)
    4. Ebooks (taylorfrancis.com, z-lib.org, ebook3000.com)
    5. E-Journal (tandfonline.com)
    6. Pusat Riset Nasional (rama.ristekbring.go.id)
    7. Pendaftaran / Registrasi Mahasiwa Baru (admisi@email.unikom.ac.id)
  10. Informasi mengenai penyebaran COVID-19 melalui Hotline 119 ext 9

Jumat, 31 Januari 2020

Welcome

Magister of Information System Deparment

Postgraduate Program


We have an outstanding reputation for teaching and high-quality research in Information System. In teaching and research, we are at 38 rank in Indonesia as a good university by assessment from 4 International Colleges & Universities (4ICU), on July 2017. We offer courses the postgraduate (Master) level, and are committed to ensure our students fulfill their potential and go on to work in the sectors they aspire to.
Magister of Information System (MSI) had B Accreditation from BAN PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi) valid until May 2020. 




Taught Courses:

M.Kom Enterprise Architecture of Information System
M.Kom Controlling and  Auditing of Information System

Further Information

In addition to the stated entry requirement, we take into account industrial or other experience when accessing application

English Language Requirement

IELTS 6.0 or TOEFL 500

All lecture are conducted in Indonesia Languange

Contact:


Phone: +62-22-2506634

Email: info_msi@unikom.ac.id

Kamis, 30 Januari 2020

Fakultas Pascasarjana Unikom Fasilitasi Mahasiswa Melalui 2020 International Conference Coaching


Fakultas Pascasarjana melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Mahasiswa Pascasarjana (PASMA) Unikom kembali menggelar “2020 
International Conference Coaching” di Ruang 12.018 Smart Building Unikom, Sabtu (18/01/2020). Kegiatan tersebut diikuti oleh sebanyak 30 orang peserta yakni mahasiswa Fakultas Pascasarjana Unikom yang belum mengikuti Konferensi Internasional INCITEST dan ICOBEST. Sama seperti tahun sebelumnya, materi coachingdisampaikan oleh Tim International Conference Unikom yang diwakili oleh Sekretaris Yayasan sekaligus Sekretaris International Conference Senny Luckyardi SP.
Secara resmi kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor III Bidang Inovasi, Pengembangan, Aset dan Kerjasama Unikom Dr. Ir. Herman S, MBA., yang mengapresiasi positif gelaran tersebut. “Melalui kegiatan coaching ini merupakan upaya Fakultas Pascasarjana Unikom untuk memfasilitasi mahasiswa agar dapat mempersiapkan diri dalam menghadapi seminar internasional yakni INCITEST dan ICOBEST. Maka, manfaatkanlah kesempatan ini untuk menggali lebih dalam bagaimana menyusun paper yang sesuai dengan standar konferensi internasional.” ujarnya.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Dekan Pascasarjana Unikom Dr. Rahma Wahdiniwaty, M.Si,, Ketua Program Studi Magister Sistem Informasi Dr. Yeffry Handoko Putra, ST., MT., Ketua Program Studi Magister Desain Dr. Abay D. Subarna, Ketua Program Studi Magister Manajemen Dr. Ir. Deden Abdul Wahab S., M.Si, Koordinator Kemahasiswaan Geraldi Catur Pamuji, M.Kom., dan Ketua Pelaksana Aditya Alive, S.E.
Melalui sambutannya, Dekan Pascasarjana Unikom menyampaikan “Karena ini menjadi syarat sidang para mahasiswa pascasarjana, mudah-mudahan dengan program rutin yang dilaksanakan ini bisa memudahkan mahasiswa untuk dapat menyusun paper yang sesuai sehingga segala persyaratan dapat terpenuhi dan mahasiswa bisa lulus tepat waktu bahkan lebih cepat yakni 1,5 tahun saja.” tutur Rahma.
Materi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut merupakan penjelasan mendasar terkait dengan manfaat keikutsertaaan dalam sebuah conference hingga berbagai bentuk partisipasi dan publisher yang terlibat dalam conference. Lebih lanjut Senny menjelaskan mengenai bagaimana penyusunan sebuah abstrak, pembuatan full paper yang sesuai dengan template, tips menghindari plagiarisme dan pembuatan sitasi artikel.
Mengenai conference, setiap tahunnya Unikom rutin mengadakan dua gelaran International Conference di bidang teknik yaitu INCITEST dan non teknik yaitu ICOBEST. Dimana melalui dua gelaran penting tersebut berhasil mengantarkan publikasi ilmiah Unikom menduduki peringkat ke 49 Ranking Scopus PTN/PTS se-Indonesia dan peringkat ke 7 RankingScopus PTS se-Indonesia.
“Keberhasilan konferensi internasional yang diselenggarakan Unikom harus dimanfaatkan dengan maksimal, karena tidak semua perguruan tinggi berkesempatan mengadakan kegiatan seperti ini. Maka, berbanggalah dan manfaatkanlah segala kesempatan yang diberikan Unikom terutama dalam hal publikasi ilmiah sehingga ke depannya mahasiswa sudah mengenal bagaimana cara penyusunan paper yang baik di tingkat internasional.” jelas Senny. 

Sabtu, 25 Januari 2020

Komiitmen UNIKOM membantu KBRI kerajaan Thailand

Pada tanggal 23 Januari 2020 pukul 10.00 pagi Bangkok, perwakilan UNIKOM bertemu dengan Duta Besar RI untuk Indonesia, Ambassador Ahmad Rusdi. Pada hari Rabu itu di KBRI kerajaan Thailand di Petchburi Road, Bangkok, rombongan Indonesia yang dipimpin oleh Kaprodi Magister Sistem Informasi, Dr. Yeffry Handoko Putra, M.T. menjelaskan kepada Dubes RI mengenai rencana UNIKOM membantu KBRI dalam bidang Sumber Daya Manusia berkeahlian non PMI (Pekerja Migran Indonesia). "Secara prinsip, UNIKOM sebagai Universitas yang menggunggulkan Informasi, selalu siap untuk melibatkan diri memetakan dan menyusun data para pekerja seni, pesilat dan penari yang merupakan aset sumber daya manusia yang dapat menyokong kegiatan pertukaran budaya antar kedua negara", tutur Dr. Yeffry. Dr. Yeffry juga menjelaskan bahwa saat ini program yang dirancang beliau bersama dengan Timnya merupakan bagian dari rencana sharing knowledge dalam proses belajar SDM non PMI di negara gajah putih. Tim UNIKOM yang ikut hadir adalah Dr. Deden Abdul Wahab Syaroni, M.Si, kaprodi Magister Manajemen UNIKOM, Leonardi Paris Hadugian, M.Eng, M.Kom (dosen Sistem Informasi UNIKOM), Rangga Sidik, M.Eng, M.Kom (Dosen Sistem Informasi).

Dubes RI untuk kerajaan Thailand, Ambassador Ahmad Rusdi, memberikan sambutan yang antusias. Beliau menceritakan pada tahun ini adalah peringatan 70 tahun hubungan bilateral antara Indonesia dengan Kerajaan Thailand. "Indonesia dapat banyak belajar dari Thailand, yang penduduknya 68 juta mampu mendatangkan turis 40 juta orang" , tutur pa dubes. Menurutnya Thailand sangat tinggi kemampuannya dalam mengemas seni dan budayanya, misal tarian selalu diselenggarakan dengan jadwal yang tentu dengan gerak tari yang sangat luwes. "Thailand dapat menjadi guru yang baik bagi Indonesia, dalam pengelolaan kota yang bersih, aman dan nyaman", Pa Dubes menambahkan. Beserta pa Dubes, dari pihak KBRI turut serta Atdikbud untuk Thailand  Prof. Dr. Mustari, M.Pd.  menurut beliau "di Thailand banyak peluang bagi non PMI, jika UNIKOM bisa membantu para menjembatani dengan dengan mengembangkan data pekerja seni, pendakwah dan penari  maka UNIKOM bisa memjafi mitra KBRI saat ada kegiatan seni dan Budaya". Diplomat lain yang hadir adalah Konselor bidang Informasi dan socio budaya Ibu Nurul Rokhmah Hidayah.

Kebudayaan Thailand sangat tinggi, dan pengelolaan budayanya sangat apik, tambah pa Dubes, Ambassador Ahmad Rusdi. "Indonesia sebagai negara yang budayanya besar, akan menjadi negara yang lebih umggul jika belajar dari cara pengelolaan yang dilakukan oleh Thailand", pukasnya.
Tim UNIKOM yang lain juga menambahkan, posisi sistem informasi yang mahal dalam perangannya namun pengelolaan yang tepat dapat meningkatkan nilai informasi SDM non PMI. "Setiap daerah yang memiliki potensi dan budaya di Indonesia perlu merencanakan pengusung tokoh-tokoh baru peseni yang menjadi panutan baru dan penerus di masa depan, menurut Dr. Yeffry dalam menutup kunjungannya. Pa Dubes menambahin bahwa di Thailand satu Muban (kampung) satu karya seni unggulan.

Selasa, 17 Desember 2019

Cuti Bersama Hari Raya Natal 2019



Bertolak dari surat Nomor 1320/SR/WR-I/UNIKOM/XII/2019, menimbang Surat Keputusan Bersama 3 (tiga) Menteri tahun 2019 dan berdasarkan kebijakan Rektor Unikom untuk memfasilitasi seluruh Civitas Akademika Unikom dalam rangka libur ‘Hari Raya Natal 2019’.
Dengan ini disampaikan bahwa segala aktivitas perkuliahan, perkantoran, dan pelayanan akademik pada hari Selasa, 24 Desember 2019 ditiadakan. Terima kasih,
(Sumber: Surat Edaran Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unikom)

Kamis, 12 Desember 2019

Unikom Mengukuhkan Guru Besar Ilmu Manajemen Kewirausahaan



BANDUNG, UNIKOM – Universitas Komputer Indonesia resmi mengukuhkan Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, MT., menjadi guru besar dalam Ilmu Manajemen Kewirausahaan pada Kamis (12/12/2019) di Auditorium Lt. 17 Smart Building Unikom. Turut hadir dalam kesempatan ini Gubernur Jawa Barat periode 2008-2018 Dr. H. Ahmad Heryawan Lc., M.Si., Istri Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 Atalia Praratya Kamil, S.IP., M.I.Kom., Kepala LL-Dikti Wilayah IV Prof. Dr. Uman Suherman, AS, M.Pd, Direktur Karier & Kompetensi SDM Kemenristek Prof. Dr. Bunyamin Maftuh, M.Pd., M.A, para rektor, para pimpinan dan guru besar perguruan tinggi di Jawa Barat, para wakil rektor, jajaran dekanat dan seluruh jajaran pimpinan di lingkungan Unikom serta seluruh tamu lainnya seperti jajaran Yayasan Science & Technology, orang tua dan keluarga tercinta, para guru dan teman-teman mulai dari tingkat SD, SMP, SMA di Sulawesi hingga teman di perguruan tinggi dari program S1 Teknik Industri ITB dan S2 Transportasi ITB serta program S3 Doktor Manajemen Bisnis UNPAD.
Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., SE., M.Si., selaku ketua senat sekaligus ketua pelaksana dalam kesempatan ini menyampaikan rasa haru dan bangganya atas keberhasilan Prof. Eddy dalam mendapatkan gelar guru besar ini, dimana guru besar dalam Ilmu Manajemen Kewirausahaan baru disandang pertama kalinya di Indonesia oleh Prof. Eddy. “Prof. Eddy bukan semata-mata ingin menyandang gelar profesor, tapi melalui pencapaian ini gelar guru besar dapat dijadikan sebagai motivasi atau acuan kepada para dosen khususnya di lingkungan Unikom agar dapat segera menyusul Prof. Eddy untuk meraih gelar profesor. Maka, dengan demikian hal ini dapat meningkatkan kualitas SDM di Unikom ke depannya.” tutur Umi.
Disisi lain Dr. Desayu Eka Surya, S.Sos., M.Si. selaku Direktur Humas dan Protokoler Unikom sekaligus sebagai Penanggung Jawab Upacara Sidang Terbuka Senat, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiannya, dimana Upacara berlangsung dengan hikmat dan lancar selain karena Allah meridhoi juga karena Tim Protokoler dan segenap panitia yang terlibat bekerja dengan solid, sepenuh hati dan semangat. Hal ini  karena mereka turut merasa bahagia dan bangga pada Prof, Dr. Ir. H.Eddy Soeryanto Soegoto, MT. selain sebagai Rektor Unikom, beliau juga orang tua dan pimpinan yang memberikan banyak contoh tauladan tentang arti sebuah perjuangan hidup dan persaudaraan dalam bekerja, akhirnya berhasil menjadi Guru Besar atau Profesor.
Melalui orasi ilmiahnya yang bertajuk “Entrepreneur Sebagai Penggerak Ekonomi Bangsa Era Digital 4.0”, Prof. Eddy memaparkan beberapa alasan utama menjadi entrepreneur yakni: 1) Pekerjaan yang mulia; 2) Pekerjaan yang menyenangkan; 3) Menciptakan lapangan kerja; 4) Mengurangi pengangguran; 5) Mengurangi kemiskinan; 6) Menentukan kemajuan suatu bangsa; 7) Memengaruhi pembangunan ekonomi bangsa; 8) Mendidik bangsa dan dunia; 9) Menjadi orang kaya; 10) Terkenal oleh orang-orang; 11) Pemimpin bangsa; 12) Pahlawan pembangunan; 13) Hasil pendidikan: pencipta pekerjaan, bukan pencari kerja.
Dalam orasi ilmiahnya, Eddy menjelaskan bahwa entrepreneur merupakan salah satu kendaraan untuk mendayagunakan demografi penduduk, meningkatkan perekonomian sebuah negara dan daya saing bangsa. “Untuk membangun negara yang maju harus punya 2% entrepreneur dari jumlah penduduknya dan Indonesia telah memiliki 31% entrepreneur, maka dalam mendukung pencapaian hal ini Unikom telah mewajibkan mahasiswanya untuk mempelajari entrepreneurship.” ujar Eddy.
Lebih lanjut, Eddy memaparkan perkembangan teknologi merupakan salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi seseorang untuk berwirausaha apalagi di era 4.0 yang segalanya serba digital. Dimana hasil riset Google dan Temasek menunjukkan bahwa Asia Tenggara memiliki potensi besar pasar online dalam menghadapi bisnis mendatang, tertulis bahwa pasar online di Asia Tenggara mencapai 200 miliar dolar AS atau Rp 2.647 triliun di tahun 2025. “Bertolak dari hasil riset tersebut, maka pengembangan kurikulum berbasis kewirausahaan secara intensif maupun ekstensif perlu dilakukan oleh perguruan tinggi sehingga lulusannya dapat menjadi job creator (pencipta lapangan pekerjaan) dan bukan job seeker (pencari kerja)." katanya.
Direktur Karier dan Kompetensi SDM Kementerian Riset dan Teknologi Prof. Dr. Bunyamin Maftuh, M.Pd., M.A., melalui sambutannya meminta agar guru besar di Indonesia harus terus dapat berpartisipasi aktif dalam meneliti dan menulis publikasi ilmiah. “Saat ini dari 290.000 dosen di Indonesia hanya 2,4% yang baru guru besar dengan gelar profesor. Maka, diharapkan ke depannya akan semakin tumbuh guru besar-guru besar baru di Indonesia.” harap Bunyamin.
Prof. Dr. Uman Suherman, AS, M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan “Guru besar itu bukan sesuatu yang sulit, karena guru besar merupakan suatu hal yang mudah. Menjadi guru besar bukan perkara kemampuan tapi keinginan, dimana kemampuan pada dasarnya telah dimiliki oleh setiap dosen. Maka, melalui kesempatan ini khususnya dosen di lingkungan Unikom harus termotivasi dengan pencapaian Prof. Eddy. Mudah-mudahan dengan hal ini akan mampu mendorong semangat dan keinginan dalam mencapai sebuah impian.” ujar Uman.
Sejalan dengan hal tersebut, Dr. H. Ahmad Heryawan Lc., M.Si., mendukung bahwa gelar profesor bukanlah menjadi tujuan akhir, melainkan dapat menjadi pembuka jalan dalam meraih tujuan-tujuan selanjutnya. “Penelitian ilmiah dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, karena minimal di sebuah negara harus hadir 4% dari populasi yang berprofesi sebagai entrepreneur (wirausaha) dimana hal ini akan mentriger pertumbuhan ekonomi nasional.” tutur Aher.
Melengkapi Upacara sidang terbuka senat dalam rangka pengukuhan guru besar Prof. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, MT., acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat dan foto bersama guna dokumentasi diawali dari jajaran senat, seluruh jajaran pimpinan, sahabat, kerabat, keluarga, dosen, karyawan, organisasi mahasiswa hingga panitia yang terlibat. Selanjutnya, pembawa acara menutup acara dengan mensilakan para tamu undangan untuk menuju ke lantai 16 dan 15 Smart Building Unikom guna menikmati hidangan santap siang yang telah disediakan. (Direktorat Hms & Pro)

Selasa, 10 Desember 2019

Kerja sama MSI UNIKOM dengan P2 Telimek LIPI

Berfoto bersama Prof. Dr. Eng. Estiko Rijadi, M.Eng (Keempat dari Kanan)

LIPI, 8/12/2019

Pada hari Senin, 8 Desember 2019, telah diselenggarakan pertemuan di gedung 20, Pusat Penelitian Telimek LIPI. Prof. Dr. Eng. Estikom Rijadi dari P2 Telimek LIPI menyampaikan rencana kerjasama antara P2 Telimek LIPI dengan Program Studi Magister Sistem Informasi dalam bentuk kerja praktek,skripsi dan tesis di bidang Farm Mangement Information System (FMIS) dan Data Logger pada mesis pemanen tebu mempergunakan CAN Bus. Para rencana kerjasama ini dari pihak UNIKM hadir Dr. Yeffry Handoko Putra, M.T sebagai kaprodi Magister Sistem Informasi dan Dr. Yusrila Yeka Kerlooza, M.T sebagai Direktur Inovasi dan Kompetisi UNIKOM. Dr. Yeffry Handoko Putra menjelaskan bahwa kerjasama antara UNIKOM dan LIPI memiliki skema kemitraan yang baik untuk pengembangan masing-masing Institusi, serta terdapat skema penelitian DIKTI yang memerlukan kemitraan seperti LIPI. Sedangkan Dr. Yusrila Yeka Kerlooza menjelaskan beberapa penelitian yang telah dilakukan dengan beberapa mitra perusahaan yang berupa pengembangan teknologi sensor di peternakan ayam.

Data Logger yang terpasang pada mesin tructor pemanen tebu
Kerjasama antara kedua institusi ini nantinya berupa pemanfaatan sistem informasi pada mesin traktor pemanen tebu, sistem informasi pertanian memanfaatkan GIS, penggunaan Drone untuk pemetaan dan penentuan kualitas panen,  menurut PIC dari LIPI, Mas Ageng. Sedangkan PIC yang menangani Data Logger, Mas. Erick menjelaskan bahwa terdapat beberapa sensor yang akan dipasangkan pada truk dan kemudian disimpan kedalam Data Logger yang berbasis CAN Bus sebagai perangkat Internet of Thing sistem pertanian.

Rencana kerjasama ditutup dengan kesepakatan dari kedua belah pihak untuk menyusun MoU antar Fakultas Pasca Sarjana sebagai lembaga yang mengayomi MSI UNIKOM dan Bagian Legal LIPI.

Selasa, 26 November 2019

Fakultas Pascasarjana Unikom Lakukan Penjajakan Kerja Sama dalam Pengelolaan Jurnal Internasional



BANDUNG, UNIKOM- Dekan Fakultas Pascasarjana Unikom, Dr. Rahma Wahdiniwaty, Dra., M.Si, bersama Pengelola Jurnal Program Studi Magister Desain Unikom juga sebagai Dosen Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Unikom, Rini Maulina, M.Sn, dan Sekretariat Program Studi Magister Desain Unikom, mengadakan pertemuan dengan Mr. Lester Fairfax, M.Phill.,IP dari Auckland University of Technology (AUT) New Zealand, di Century Hotel Jakarta, Minggu (3/11/2019). Pertemuan tersebut digagas dalam rangka penjajakan kerja sama di bidang pengelolaan Jurnal Internasional ‘ARTic’ yang tengah disusun oleh Progam Studi Magister Desain Unikom, dimana Mr. Lester Fairfax, M.Phill.,IP merupakan salah satu Editor Board pada jurnal tersebut. 
Menurut Bu Rahma, jurnal internaisonal ARTic merupakan rintisan jurnal internasional pertama di Unikom, dimana saat ini proses penyusunannya tengah memasuki tahap pengajuan e-ISSN. Selain Editor Board dari New Zealand, rencananya akan ada beberapa negara lainnya yang terlibat sebagai Editor Board dalam jurnal ini salah satunya dari Malaysia. “…untuk tahap awal pertemuan ini kami melakukan preliminary cooperation antara Auckland University of Technology (AUT) New Zealand dengan Fakultas Pascasarjana Unikom seperti pendahuluan MoU,” ujar Bu Rahma.
Rencananya, kerja sama ini untuk kedepannya tidak hanya fokus pada pengelolaan jurnal internasional ARTic saja, tetapi akan dikembangkan pada kerja sama lainnya baik di tingkat Fakultas Pascasarjana Unikom maupun di tingkat universitas. “…kami berencana kedepannya ada kerja sama lain seperti pertukaran artikel, dan kegiatan-kegiatan yang dapat dikolaborasikan, tentunya akan ada pertemuan lebih lanjut untuk membahas tentang hal ini,” tutur Bu Rahma. 

Jumat, 22 November 2019

Seminar Internasional Icobest 2019, Wujudkan Kolaborasi antara Inovasi dan Kreativitas



BANDUNG, UNIKOM- Universitas Komputer Indonesia (Unikom) untuk kedua kalinya sukses mengadakan seminar internasional bertajuk The 2nd International Conference on Business, Economic, Social Sciences and Humanities (ICOBEST) yang ditujukan bagi para akademisi dan praktisi di lingkungan non teknik. Opening ceremony ICOBEST 2019 dengan tema “Innovation Meets Creativity, The Roadmap to Success” secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unikom, Prof. Dr. Samugyo Ibnu Redjo, Drs., M.A di Auditorium Lantai 17 Smart Building Unikom, Kamis (21/11/2019).
Kegiatan yang dimotori oleh Direktorat Jurnal dan Publikasi Ilmiah Unikom bersama Tim International Confeence Unikom, menjadi sarana untuk membahas hasil penelitian dan pengalaman di bidang bisnis, ekonomi, ilmu sosial, dan humaniora, yang diikuti lebih dari 110 peserta dari dalam dan luar negeri termasuk mahasiswa Pascasarjana UNIKOM yang ikut mempublikasikan tesisnya melalui ICOBEST ini. Menurut Dr. Poni Sukaesih Kurniati, S.IP.,M.Si, selaku Direktur Jurnal dan Publikasi Ilmiah Unikom juga Ketua Pelaksana ICOBEST 2019, bahwa peserta yang hadir tidak hanya dari kalangan dosen saja, melainkan juga mahasiswa khususnya mahasiswa pascasarjana Unikom. “…beruntungnya Rektor Unikom selalu memberikan support kepada dosen dan mahasiswa sebagai peserta, maupun kepada kami sebagai panitia,” jelas Bu Poni. 
Menariknya keynote speaker yang dihadirkan selalu berbeda setiap tahun dimana para keynote speaker tersebut memiliki reputasi internasional. Sebut saja diantaranya, 1) Prof. Park Jihyun (Youngsan University, South Korea); 2) PD. Dr. Andreas Ufen (German Institute of Global and Area Studies Institute of Asian Studies); 3) Ryo Takahashi, Ph.D (Sendai University Japan); dan 4) Dr. Raeny Dwi Santy, S.E., M.Si (Universitas Komputer Indonesia), yang mengisi plennary session dipandu oleh Tatan Tawami, S.S.,M.Hum (Dosen Program Studi Sastra Inggris Unikom) sebagai moderator.
ICOBEST 2019 mencakup sembilan scope dengan lebih dari lima puluh sub scope, diantaranya: 1) Kewirausahaan; 2) Ilmu Pemerintahan; 3) Hubungan Internasional; 4) Ilmu Komunikasi; 5) Manajemen; 6) Akuntansi; 7) Hukum; 8) Digital Humaniora; 9) Desain Komunikasi Visual dan Desain Interior. Masing-masing peserta sebagai presenter diberi kesempatan untuk mempresentasikan paper pada sesi parallel session yang berlangsung di hari yang sama usai gelaran opening ceremony, bertempat di beberapa ruangan Lantai 12 Smart Building Unikom.
Selanjutnya output dari ICOBEST 2019 adalah paper yang telah dipresentasikan dan dilakukan pemeriksaan oleh para reviewer ahli di bidangnya, akan diterbitkan pada publisher terindeks CPCI/Thomson Reuters yakni Atlantis Press yang berbasis di Perancis. “Kegiatan ini cukup bergengsi karena outputnya adalah prosiding internasional, mengingat hal ini bukanlah satu pekerjaan mudah maka kami sangat berterima kasih atas peran serta para penulis maupun reviewer, dengan target semua paper bisa terpublikasi di Atlantis Press,” tambah Bu Poni.
Ajang seminar internasional menjadi kesempatan baik sebagai sarana diskusi penelitian antar disiplin ilmu yang membuka peluang besar dalam memperluas jaringan dan kolaborasi penelitian guna melahirkan solusi bersama. Bahkan pengaruh positifnya begitu besar, khususnya ketika dosen Unikom aktif mengikuti kegiatan seminar internasional maka nilai publikasi ilmiah di Unikom meningkat, sehingga turut membantu meningkatkan angka publikasi ilmiah Indonesia di mata dunia.
Gelaran ICOBEST 2019 pun menjadi momentum membanggakan khususnya bagi Civitas Akademika Unikom, karena diperkenalkannya Jabatan Akademik Guru Besar (Profesor) dalam Bidang Ilmu Manajemen Kewirausahaan yang diraih oleh Rektor Unikom, Prof. Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T berdasarkan keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 35247/M/KP/2019, yang ditetapkan tanggal 15 Oktober 2019.
Rektor Unikom pun memberikan apresiasi positif atas keberhasilan seminar internasional Unikom yang selama dua tahun berturut-turut telah terlaksana, baik International Conference on Informatics, Engineering Science and Technology (INCITEST) untuk lingkungan teknik maupun International Conference on Business, Economic, Social Sciences and Humanities (ICOBEST) untuk non teknik. “Kami berharap setiap tahunnya selalu ada peningkatan kualitas karya ilmiah sehingga semakin banyak yang lolos ke prosiding internasional, upaya yang dilakukan sejak tahun lalu melalui seminar internasional ini juga telah menunjukan hasil yang baik, dimana penelitian ilmiah Unikom saat ini masuk klaster utama dari sebelumnya di klaster madya berdasarkan pengumuman dari Kemenristekdikti dan 281 paper INCITEST 2019 pun sudah terbit dan online di IOP Science, hal ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami dan berharap semangat para dosen untuk menulis karya ilmiah semakin terpacu,” pungkas Rektor.

Rabu, 09 Oktober 2019

Kolaborasi Fakultas Pascasarjana Unikom dengan STIE Dr. KH. EZ. Muttaqien Purwakarta



BANDUNG, UNIKOM- Fakultas Pascasarjana Unikom yang dipimpin oleh Dr. Rahma Wahdiniwaty, Dra.,M.Si, selaku Dekan, menyambut jajaran pimpinan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Dr. KH. EZ. Muttaqien Purwakarta yakni Pembantu Ketua I Bidang Akademik, Iman Sidik Nusannas, S.S., M.E, Pembantu Ketua II Bidang Administrasi, Kemahasiswaan dan Humas, Dean Subhan Saleh, S.E., M.M, dan Ketua LP3M, Dedeng Abdul Ghani A, S.E., M.Si, di Ruang Meeting Lantai 12 Smart Building Unikom, Rabu (2/10/2019). Mengawali kesempatan tersebut, Rahma mengucapkan terima kasih atas kunjungan STIE Dr. KH. EZ. Muttaqien Purwakarta ke Unikom yang dalam hal ini ditujukan sebagai upaya pembangunan kerja sama. Bahkan sejak tahun 2016, pihaknya telah melakukan beberapa kegiatan kolaborasi dengan STIE Dr. KH. EZ. Muttaqien Purwakarta khususnya berkaitan dengan Tridharma Perguruan Tinggi.
Lebih lanjut Rahma memperkenalkan jajaran pimpinan di lingkungan Fakultas Pascasarjana Unikom yang hadir dalam kesempatan tersebut, antara lain Ketua Program Studi Magister Manajemen Unikom, Dr. Ir. Deden Abdul Wahab Sya'roni, M.Si., Ketua Program Studi Magister Sistem Informasi Unikom, Dr. Yeffry Handoko Putra, ST., M.T., Ketua Program Studi Magister Desain Unikom, Dr. Abay D. Subarna., dan Kepala Biro Pascasarjana Unikom, Drs. H. Sutiman, AH.,M.Si.
Memasuki agenda inti, dilakukan proses penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Fakultas Pascasarjana dengan STIE Dr. KH. EZ. Muttaqien Purwakarta dan LP3M STIE Dr. KH. EZ. Muttaqien Purwakarta. Selain di tingkat fakultas, penandatanganan MoU juga dilakukan oleh pihak STIE Dr. KH. EZ. Muttaqien Purwakarta dan LP3M STIE Dr. KH. EZ. Muttaqien Purwakarta dengan para Ketua Program Studi di Fakultas Pascasarjana Unikom.
Legalitas kerja sama ini menjadi wujud keseriusan Fakultas Pascasarjana Unikom pada setiap implementasi berbagai kegiatan yang telah berjalan sejak 2016-2019 dan akan berlanjut pada tahun 2019-2022 meliputi Tridharma Perguruan Tinggi, pembinaan oleh  Fakultas Pascasarjana Unikom dan kegiatan lainnya.
Sambutan positif pun disampaikan Pembantu Ketua I Bidang Akademik STIE Dr. KH. EZ. Muttaqien Purwakarta, bahwa dalam beberapa tahun terakhir pihaknya merasa telah banyak terbantu oleh Unikom khususnya Fakultas Pascasarjana Unikom. “…dalam hal pengajaran, penelitian, pelatihan, pengabdian dan pembinaan dalam membangun akreditasi program studi kami cukup banyak dapat masukan dan pengalaman baru sehingga diharapkan kedepannya dari kerja sama ini dapat membawa kebaikan untuk kedua institusi, dan tentunya STIE Dr. KH. EZ. Muttaqien Purwakarta sangat tertarik untuk semakin banyak belajar dari Unikom,” tuturnya. Mengakhiri pertemuan tersebut dilakukan sesi diskusi lebih lanjut dengan masing-masing program studi di Fakultas Pascasarjana Unikom serta foto bersama guna dokumentasi

Selasa, 13 Agustus 2019

Menilik Instrumen Baru untuk Akreditasi Program Studi Perguruan Tinggi




BANDUNG, UNIKOM-13 Agustus 2019
Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) belum lama ini telah meluncurkan instrumen baru untuk akreditasi program studi perguran tinggi yang berlaku efektif per tanggal 1 April 2019. Instrumen yang dikenal dengan istilah Instrumen Akreditasi Program Studi 4.0 (IAPS 4.0) berorientasi pada output dan outcomedimana seluruh perguruan tinggi yang akan menyampaikan usulan akreditasi harus menerapkan IAPS 4.0 sesuai tanggal diberlakukannya instrumen tersebut.
Atas dasar itulah, Unikom mengundang para dosennya dari seluruh program studi yang terlibat sebagai Tim Penyusun IAPS 4.0 untuk menghadiri  “Sosialisasi Penerapan IAPS 4.0 dan Penyusunan Renstra Universitas dan Fakultas di Lingkungan Unikom” di Auditorium Lantai 17 Smart Building Unikom, Selasa (13/8/2019). Kegiatan tersebut, turut dihadiri Rektor Unikom, Assoc. Prof. Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto, M.T, jajaran Wakil Rektor, Dekan, dan Direktur di lingkungan Unikom.
Melalui sambutan pembuka, Rektor Unikom menerangkan instrumen tersebut akan digunakan untuk proses akreditasi program studi di Unikom dengan memiliki 9 kriteria yang harus dipenuhi. Sehingga dalam sosialisasi ini, Tim Penyusun IAPS 4.0 dari setiap program studi diharapkan dapat mempelajari berbagai konten yang harus dipersiapkan untuk usulan akreditasi, agar Unikom mampu meraih nilai akreditasi ‘A’ sesuai target yang dituju.
Kendati IAPS 4.0 dengan 9 kriterianya dinilai lebih kompleks, Rektor Unikom meyakini program studi di lingkungan Unikom mampu memenuhinya. “…tujuan dapat dicapai jika strategi yang disusun dilakukan dengan tepat, sehingga informasi yang diperoleh dari pertemuan ini dapat dijadikan bekal untuk mempersiapkan borang akreditasi, terlebih 9 dari 28 program studi di Unikom sudah terakreditasi unggul maka inilah momentum baik yang harus dimaknai program studi lainnya yang belum terakreditasi ‘A’,” tambah Rektor Unikom.
Memasuki agenda inti, penerapan tentang IAPS 4.0 secara langsung disampaikan oleh Prof. Dr. Ing. Adang Suhendra, S.Si.,S.Kom.,M.Sc yang merupakan salah satu asesor. Materi yang disampaikan terkait dengan Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS). Secara terperinci, Adang Suhendra menjelaskan gambaran IAPS 4.0 dengan contoh pengisiannya sehingga mempermudah para dosen Unikom untuk memahami instrumen baru tersebut.
Berbeda dengan instrumen akreditasi program studi sebelumnya (IAPS 3.0) yang menggunakan 7 standar, IAPS 4.0 menggunakan 9 kriteria sebagai berikut, diantaranya: 1) Visi, Misi, Tujuan dan Strategi; 2) Tata Pamong, Tata Kelola dan Kerjasama; 3) Mahasiswa; 4) Sumber Daya Manusia; 5) Keuangan, Sarana dan Prasarana; 6) Pendidikan; 7) Penelitian; 8) Pengabdian Kepada Masyarakat; dan 9) Luaran dan Capaian Tridarma.
Usai memberikan pengarahan kepada Tim Penyusun IAPS 4.0 dari seluruh program studi di Unikom, Adang Suhendra secara khusus memberikan “Coaching IAPS 4.0” di Program Studi Magister Sistem Informasi Fakultas Pascasarjana Unikom, dihadiri Dekan Fakultas Pascasarjana, Dr. Rahma Wahdiniwaty, M.Si, Ketua Program Studi Magister Sistem Informasi Unikom,  Dr. Yeffry Handoko Putra, ST., M.T., serta para dosen di Program Studi Magister Sistem Informasi Unikom.
Sementara itu, memasuki sesi kedua sosialisasi tentang “Penyusunan Renstra Universitas dan Fakultas di Lingkungan Unikom” disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Inovasi, Pengembangan, Aset, dan Kerjasama Unikom, Dr. Ir. Herman S. Soegoto, MBA. Menurutnya, baik renstra universitas maupun resntra fakultas harus segera diperbaharui seiring dengan adanya instrumen baru sekaligus untuk melengkapi kembali konten yang ada didalamnya sesuai dengan IAPS 4.0.
Herman pun menjelaskan sejumlah data yang harus dilengkapi oleh beberapa bidang kerja di Unikom sehingga diharapkan renstra universitas maupun resntra fakultas yang nantinya digunakan untuk proses akreditasi program studi, lebih aktual, lengkap, dan dapat digunakan oleh program studi sesuai dengan fakultas masing-masing. Hal utama yang diperlukan dalam pembaharuan ini adalah kerja sama antara satu bidang dengan bidang kerja lainnya di lingkungan Unikom.

Sabtu, 03 Agustus 2019

Kuliah Umum Fakultas Pascasarjana Unikom: Menilik Sosok Pemimpin di Era 4.0



3 Agustus 2019 
BANDUNG, UNIKOM- Fakultas Pascasarjana Unikom menggelar Kuliah Umum bertajuk “Leadership for Industrial Era 4.0” di Ruang 12.019 Smart Building Unikom, Sabtu, (3/8/2019). Kuliah umum yang menjadi agenda rutin di lingkungan Pascasarjana Unikom, kali ini dikemas berbeda dengan mengikutsertakan ± 33 peserta yang merupakan mahasiswa Pascasarjana Unikom dari berbagai program studi, yakni Magister Manajemen, Magister Sistem Informasi dan Magister Desain.
Turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, hadir sejumlah pimpinan di Fakultas Pascasarjana Unikom, diantaranya Dekan Fakultas Pascasarjana, Dr. Rahma Wahdiniwaty, M.Si, jajaran ketua program studi dan para dosen di lingkungan Pascasarjana Unikom. Membuka kegiatan tersebut, Rahma mengharapkan kegiatan ini menjadi sarana memperluas wawasan tentang sistem kepemimpinan di berbagai negara melalui materi yang disampaikan pembicara kompeten di bidangnya. “Manfaatkanlah kesempatan ini, berdiskusilah dan tanyakan jika ada hal yang ingin digali lebih lanjut,” ujar Rahma.
Memasuki agenda inti, materi tentang leadership disampaikan langsung oleh Muhammad Elvandi, Lc.MA., yang merupakan CEO Alpis Travel, CEO Cakra Visio, seorang pengajar dan konsultan Afkar Institute. Memiliki latar belakang pengalaman organisasi di berbagai negara yang diperolehnya sejak tahun 2007, menjadikan Elvandi telah menguasai cara kepemimpinan seorang pemimpin dari berbagai negara.
Terdapat empat poin penting dalam diri seorang leader (pemimpin) yang disampaikan oleh Elvandi, yakni: 1) Strategic Thinking, 2) Influencing, 3) Executing dan 4) Educating. “Keempat poin tersebut dapat menjadi acuan seorang pemimpin khususnya di era 4.0. “Berpikirlah kreatif, ciptakan hal berbeda dalam diri dan jadilah pemimpin yang dapat memotivasi serta memberikan hal positif bagi lingkungan,” ujar Elvandi.
Respon positif terhadap kegiatan ditunjukan oleh para mahasiswa yang aktif mengajukan berbagai pertanyaan. Menurut Ketua Program Studi Magister Manajemen Unikom sekaligus Ketua Pelaksana, Dr. Ir. Deden Abdul Wahab Sya'roni, M.Si., kegiatan memang ditujukan untuk melatihan kepemimpinan mahasiswa. “...karena dalam sebuah organisasi pastinya dibutuhkan seorang leader yang menjadi penentu arah sebuah organisasi, maka dalam kesempatan ini kami hadirkan pembicara yang sudah berkompeten dalam bidang leadership khususnya dalam era industri 4.0,” jelas Deden. Menutup kegiatan tersebut, agenda diakhiri dengan penyerahan cindramata dan foto bersama. 

Kamis, 11 Juli 2019

Unikom Sambut Kunjungan National University of Singapore (NUS)


BANDUNG, UNIKOM- Bertempat di Ruang Meeting Lantai 12 Smart Building Unikom, Wakil Rektor Bidang Inovasi, Pengembangan, Aset, dan Kerjasama Unikom, Dr. Ir. Herman S. Soegoto, MBA, menyambut kehadiran delegasi National University ofSingapore (NUS), Mr. Dexton Wong pada Kamis (11/7/2019). Pertemuan yang digelar pukul 09.30 WIB, beragendakan pengenalan masing-masing perguruan tinggi baik Unikom maupun NUS.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Internasional Program dan Kerjasama Unikom, Dr. Inta Budi Setya Nusa, SE.,M.Ak., Ketua Divisi Bimbingan Konseling dan Career Center Unikom, Dr. Lilis Puspitawati, S.E., M.Si.,Ak., CA.,Ketua Program Studi Magister Sistem Informasi Unikom, Dr. Yeffry Handoko Putra, ST., M.T., dan Ketua Program Studi Teknik Informatika Unikom, Nelly Indriani W., S.Si., M.T.
Melalui pertemuan tersebut, Herman memperkenalkan sekilas tentang Unikom lengkap dengan tayangan video profile Unikom. Sementara itu Mr. Dexton Wong juga memperkenalkan NUS sebagai salah satu perguruan tinggi di Singapura yang memiliki ± 13 jurusan. Tahun 2000, NUS pun pernah dinobatkan sebagai salah satu universitas terbaik di Asia versi majalah AsiaWeek saat itu. Adapun fokus kunjungannya kali ini ke Unikom yaitu NUS memberikan penawaran kerja sama untuk mahasiswa ataupun dosen di Unikom yang akan melanjutkan program magister dan doktor di NUS. Program ini secara khusus ditujukan untuk civitas akademika di lingkungan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) Unikom.
Usai pengenalan program yang ditawarkan ke Unikom, Mr. Dexton Wong pun berkesempatan memperkenalkan NUS kepada ± 24 perwakilan mahasiswa dari beberapa program studi di lingkungan FTIK Unikom. Tidak sedikit dari mereka yang cukup antusias pada program-program yang ditawarkan NUS. Selajutnya, tindak lanjut dari pertemuan ini akan didiskusikan lebih lanjut diantara jajaran pimpinan internal Unikom

Rapat Koordinasi: Kokohkan Barisan Sambut AWIST dan INCITEST 2019



BANDUNG, UNIKOM- Hanya tinggal menghitung hari, Unikom siap menjadi tuan rumah ASEAN Workshop on Information Science and Technology(AWIST) dan International Conference on Informatics, Engineering, Sciences and Technology (INCITEST) 2019 yang akan berlangsung pada 14 Juli-19 Juli 2019 yang akan melibatkan dosen-dosen Magister Sistem Informasi dan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK). Mengingat kegiatan ini berskala internasional, maka dibutuhkan persiapan maksimal, sehingga Tim International ConferenceUnikom bersama sejumlah bidang kerja yang tergabung melakukan rapat koordinasi lanjutan di Ruang Seminar Kampus I Unikom, Rabu (10/07/2019).
Berbeda dengan pelaksanaan tahun sebelumnya, di tahun ini AWIST seakan melengkapi gelaran rutin Unikom sebagai agenda pembuka menyambut INCITEST 2019. AWIST sendiri adalah kegiatan yang terlaksana atas jalinan kerja sama antara Indonesia, Jepang dan Malaysia, yang terdiri dari beberapa perguruan tinggi diantaranya Unikom, Japan Advanced Institute of Science and Technology (JAIST), Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM), Universiti Teknologi Mara (UiTM) dan University Malaysia Sabah (UMS).
Melalui rapat koordinasi yang dipimpin oleh Direktur Jurnal dan Publikasi Ilmiah Unikom Dr. Hj. Poni Sukaesih Kurniati, S.IP., M.Si., pembahasan inti rapat terkait dengan persiapan dari semua bidang koordinator yang terlibat yaitu 1) Kersekretariatan, 2) Acara, 3) Konsumsi, 4) Transportasi, 5) Logistik, 6) Kesiapan Ruangan dan 7) Keamanan.
Menutup agenda rapat, Poni menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama para koordinator untuk persiapan dua hajat besar Unikom ini. “...jaga selalu kesehatan, semoga langkah kita diridhai oleh Allah SWT.” ujar Poni. Lebih lanjut Poni berharap bahwa tim yang terlibat dapat membangun sinergi dan hubungan yang solid satu dengan lainnya demi kesuksesan AWIST dan INCITEST 2019. 

Rabu, 03 Juli 2019

ANRI Kunjungi Program Studi Magister Sistem Informasi Unikom


ANRI Kunjungi Program Studi Magister Sistem Informasi Unikom

BANDUNG, UNIKOM- Dekan Fakultas Pascasarjana Unikom, Dr. Rahma Wahdiniwaty, M.Si, bersama Ketua Program Studi Magister Sistem Informasi, Dr. Yeffry Handoko Putra, S.T., M.T., dan perwakilan Dosen Program Studi Magister Sistem Informasi, Geraldi Catur Pamuji, S.Kom.,M.Kom, menyambut kunjungan perwakilan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) di Ruang Seminar Pascasarjana Lantai 12 Smart Building Unikom. Kunjungan tersebut dalam rangka benchmarking yang dilakukan ANRI terkait manajemen perubahan sistem kearsipan analog ke digital.
Kunjungan yang berlangsung pada Rabu (3/7/2019) sejak pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB, mengkaji tentang risk management pengelolaan dokumen berbasis elektronik atau digital dari yang semula analog atau manual. Menurut Dra. Prihatni Wuryatmini, M.Hum, perwakilan dari ANRI, Program Studi Magister Sistem Informasi Unikom merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang terpilih untuk dikunjungi dalam rangka benchmarking ini.
Agenda kunjungan kali ini guna menindaklankjuti Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Prihatni mengatakan, “…kami diminta melakukan percepatan pengelolaan dokumen berbasis elektronik, sehingga diperlukan data dari berbagai sisi supaya kajian kami komprehensif, selanjutnya yang kami ketahui pengelolaan manajemen sistem informasi di Unikom sudah bagus sehingga kami ingin mempelajari lebih dalam bagaimana mengelola risk management di PTS khususnya di Unikom ini,” jelasnya.
Selain ke Unikom, Prihatni bersama tim dari ANRI diantaranya Martino, S.Sos., Endah Rahayu Wijayanyi, S.AP, dan Novita Hadriani, S.IP, telah melakukan beberapa kunjungan ke sejumlah lembaga, mulai dari tingkat pemerintahan hingga Perguruan Tinggi Negeri  (PTN) seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) dan rencananya akan ke Universitas Padjadjaran dan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Menyambut kunjungan ini, Rahma memberikan apresiasi positif karena Unikom khususnya Program Studi Magister Sistem Informasi dapat terpilih menjadi satu-satunya PTS yang dikunjungi ANRI untuk dijadikan referensi. Rahma pun menginformasikan, bahwa Unikom telah memiliki banyak sistem yang diterapkan oleh seluruh civitas akademikanya, mulai dari jajaran pimpinan, dosen, karyawan, hingga mahasiswa. “…sistem yang ada di Unikom secara langsung dibangun oleh bidang kerja khusus yang saat ini dinamai Direktorat Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi tanpa melibatkan pihak ketiga, sehingga proses dari awal sampai sistem itu bisa digunakan merupakan produk kami di internal Unikom,” tutur Rahma.
Selanjutnya merujuk pada inti kegiatan, Yeffry Handoko pun mempresentasikan “Manajemen Perubahan Sistem Kearsipan Analog ke Digital dengan Kajian Penilaian Resiko ISO/TR 18128”. Bahasannya mengenai hal-hal yang harus diperhatikan dalam perubahan sistem hingga aspek resiko yang dinilai. Usai dilakukan pemaparan, dilanjutkan pada sesi diskusi dan tanya jawab.
Sebelum menutup kegiatan kunjungan, Prihatni mengucapkan terima kasih atas sambutan baik yang diberikan Unikom. “…hasil kunjungan ini akan menjadi bahan pembuatan kajian yang segera akan kami selesaikan, terima kasih untuk masukannya yang telah menambah banyak wawasan dan perspektif baru,” tambah Prihatni.
Dekan Fakultas Pascarasarjana Unikom pun mengharapkan agar hubungan baik yang terjalin antara Program Studi Magister Sistem Informasi Unikom dengan ANRI tidak terhenti sampai disini, karena Unikom khususnya Fakultas Pascasarjana sangat terbuka untuk dibangunnya berbagai program yang dapat dikerjasamakan. Mengakhiri kunjungan tersebut, dilakukan pertukaran cinderamata antara ANRI dan Unikom, begitupun sebaliknya. Selanjutnya guna mengabadikan kegiatan, agenda berakhir melalui sesi foto bersama.

Rabu, 12 Juni 2019

Surat Edaran Kemenristek Dikti tentang kewajiban publikasi ilmiah


Rabu, 29 Mei 2019

Libur Lebaran 31 Mei sampai 16 Juni 2019


Selamat Hari Raya Idul Fitri 

1 Syawal 1440 H

Civitas Akademika Magister Sistem Informasi
Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM), mengucapkan:
Selamat Hari Raya Idul Fitri - 1 Syawal 1440 H
Sambut Hari Kemenangan dengan Menebar Kebaikan, rangkai indah silaturahmi dan saling memaafkan untuk ciptakan persatuan.
Taqabalallahu Minna wa minkum shiyamana wa shiyamakum wa ja'alna minal' Aidin wal faizin" Mohon Maaf Lahir dan Batin

Libur Lebaran mulai dari tanggal 31 Mei sampai 16 Juni 2019

Rabu, 22 Mei 2019

INCITEST 2019 - Building Competitive Advantage to Face Industry 4.0






 Rabu, 19 Desember 2018  

The 2nd International Conference on Informatics, Engineering, Sciences and Technology


Invited Speaker
Prof. Nak Young Chong – Japan Advanced Institue of Scence and Technology, Japan
Prof. Han Bing – Xidan University, China
Dr. Abdulkareem Shafiq Mahdi Al-Obaidi – Taylor’s University, Malaysia
Dr. Yusrila Yeka Kerlooza – Magister of Information System, Universitas Komputer Indonesia

Conference Scope
  1. Informatic and Information System
  2. Electrical and Computer Engineering
  3. Entrepreneurship & Technopreneurs
  4. Architecture, Urban & Regional Planning, and Civil Engineering
  5. Industrial Engineering
  6. Sciences
Important Dates
Abstract Submission Deadline
December 31th, 2018
Notification of Abstract Acceptance
Januari 14th, 2019
Fullpaper Submission Deadline
February 28th, 2019
Notification of Paper Review Result
March 11th, 2019
Revised Paper Submission Deadline
March 31th, 2019
Notification of Paper Acceptance
April 10th, 2019
Payment Deadline
May 31th, 2019
Announcement of Presentation Schedule
July 9th, 2019
Conference Date
July 18th, 2019

Venue
UNIKOM Campus, 17th Floor
Jl. Dipatiukur No. 112 – 118
Bandung, Indonesia 40132
July 18th, 2019

Registration Fee
Indonesian Presenter
Rp2.500.000/paper
Indonesian Presenter
Rp2.000.000/paper (Student)
Internasional Presenter/Partisipan
USD 300/paper
Internasional Presenter/Partisipan
USD 200/paper (Student)
Indonesian Participant
Rp750.000
Indonesian Participant
Rp500.000 (Student)

# Payment
Bank Name : Bank Negara Indonesia
Swift/BIC : BNINIDJA
Account Number : 1141121143
Account Holder : INCITEST

[IMPORTANT] After making the payment, author MUST upload the transfer proof via INCITEST website (NOT Email). Author can upload by loggin in to our submission system. Payment receipt can be downloaded directly from you account once your payment is confirmed by the comittee.

Organizing Comittee
Conference Chair : Dr. Lia Warlina, M.Si.
Technial Chair :
Dr. Poni Sukaesih Kurniati, S.IP., M.Si.
Bobi Kurniawan, S.T., M.Kom.
Senny Luckyardi, S.P.

Universitas Komputer Indonesia
Jl. Dipatiukur 112 – 118
(+62 22) 2504119, 2506634, 2533603, 2533754
Bandung, West Java, Indonesia